Diet Keto dan Kanker

Diet keto kadang-kadang kontroversial telah menjadi populer dengan banyak orang berharap untuk menurunkan berat badan sambil makan makanan seperti bacon dan telur.

Awalnya, diet, yang tinggi protein dan rendah karbohidrat, dikembangkan untuk membantu pasien epilepsi pada 1920-an. Sekarang, hampir satu abad kemudian, para peneliti mencari untuk melihat apakah diet dapat memiliki tujuan medis lain, seperti membantu meningkatkan kesehatan pasien kanker.

Para peneliti dari University of Alabama di Birmingham sedang menyelidiki apakah diet dapat membantu wanita dengan kanker ovarium atau endometrium kehilangan lebih banyak lemak tubuh dan mengurangi tingkat insulin mereka.

Apa yang ditemukan dalam studi ini?

Peneliti memeriksa 45 wanita kelebihan berat badan atau obesitas dengan kanker ovarium atau endometrium. Mereka secara acak ditugaskan untuk diet ketogenik atau diet yang direkomendasikan oleh American Cancer Society, yang merupakan diet rendah karbohidrat, tinggi-serat dan rendah lemak moderat.

Dibandingkan dengan mereka yang mengikuti diet rendah lemak yang direkomendasikan oleh American Cancer Society (ACS), wanita dengan kanker yang tetap pada rencana keto selama 12 minggu menumpahkan lebih banyak lemak tubuh dan memiliki tingkat insulin yang lebih rendah. Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Nutrition.

Tetapi para ahli mengingatkan bahwa penurunan berat badan positif pada pasien kanker tidak berarti bahwa diet adalah pengobatan untuk penyakit.

Bagaimana keto bisa membantu?

Diet keto membatasi karbohidrat, yang dikenal untuk meningkatkan glukosa dan insulin. Ini memaksa tubuh untuk membakar lemak sebagai bahan bakar. Beberapa lemak diubah menjadi keton, yang digunakan oleh otak dan banyak jaringan lain sebagai jenis bahan bakar lain.

“Karena sel kanker lebih suka menggunakan glukosa, diet yang membatasi glukosa mungkin bermanfaat,” Barbara Gower, PhD, penulis senior dan profesor di Departemen Ilmu Gizi, mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Karena mereka membatasi glukosa dan beberapa faktor pertumbuhan, diet ketogenik akan membatasi kemampuan kanker untuk tumbuh, yang memberikan waktu sistem kekebalan pasien untuk merespon.”

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa diet keto dapat memiliki dampak positif pada perkembangan dan hasil yang berkaitan dengan kanker.

“Pertama, itu menurunkan insulin, yang merupakan faktor pertumbuhan,” Gower menjelaskan. “Diet tinggi glukosa menghasilkan insulin yang tinggi, yang merangsang pertumbuhan sel kanker. Kedua, diet ketogenik ini menghasilkan kehilangan lemak visceral terpilih. ”

Gower menjelaskan bahwa lemak visceral adalah “lemak buruk” yang berada di perut. Memiliki lemak visceral dikaitkan dengan peningkatan risiko untuk kanker dan diabetes.

Gower mengatakan tim juga “mencatat bahwa pasien dengan keton yang lebih tinggi memiliki tingkat IGF-1 yang lebih rendah. IGF-1 juga merupakan faktor pertumbuhan yang menstimulasi sel kanker. ”

Penulis penelitian ingin melanjutkan penelitian untuk melihat apakah diet keto memiliki dampak pada perawatan kanker.

Ini Alasan Pentingnya Sarapan Bagi Anak

Orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya, ini juga tentang nutrisi dan kebutuhan hariannya.

Meski begitu, tak jarang orang tua yang memiliki kesibukan kadang tidak sempat menyiapkan sarapan. Jangakan untuk sarapan bergizi, sarapan biasa pun tidak sempat dipersiapkan sehingga anak hanya diberi jajan dan melewatkan sarapan.

Melewatkan sarapan tentu bukan merupakan sesuatu yang baik. Ada banyak sekali manfaat sarapan – yang mana jika hal ini dilewatkan, anak Anda setidaknya melewatkan salah satu starter day sebagai modal untuk aktivitas harian.

Tahukah kamu mengapa sarapan sangat penting bagi anak?

#1. Melatih konsentrasi belajar

Anak yang melewatkan sarapan membuat sulit berkonsentrasi saat belajar. Hal ini dikarenakan anak harus mulai sekolah dengan keadaan lapar, hal ini akan menyulitkan anak untuk berkonsentrasi belajar.

#2. Energi untuk melakukan aktivitas

Sarapan adalah modal awal untuk mengawali hari. Dengan sarapan yang tepat, anak akan mendapatkan energi maksimal sehingga juga bisa melakukan aktivitas maksimal khususnya saat jam sekolah.

#3. Meningkatkan displin

Sarapan tentu saja dilakukan pagi hari. Dengan ini, anak akan terbiasa untuk bangun pagi dan melakukan hal-hal positif seperti mandi dll serta sarapan sebelum berangkat sekolah.

#4. Mencegah anak makan berlebih saat siang

Manfaat lain yang bisa didapatkan oleh anak jika tidak melewati sarapan adalah mencegah makan berlebih saat siang hari.

Jika anak melewatkan sarapan, ia akan cenderung makan berlebih di siang hari sehingga ini akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi anak.

#5. Membekali anak untuk menghadapi tantangan setiap hari

Dengana memberikan sarapan bagi anak setiap paginya, ini akan membekali anak dengan baik sehingga bisa menghadapi berbagai tantangan setiap harinya.

Masih ada beberapa manfaat lain sarapan untuk anak. Pastinya, melewatkan sarapan tentu tidak baik, jadi sebisa mungkin berikan anak sarapan pagi yang baik sehingga anak pun siap bersaing dan menjalani hari-harinya dengan baik.

Mitos Populer Mengenai Susu

Susu, minuman yang dianggap kaya manfaat dan menjadi salah satu penunjang untuk kesehatan memiliki beberapa mitos populer.

Tak jarang berbagai mitos muncul karena kurangnya informasi mengenai fakta yang sebenarnya mengenai susu. Tentu susu memiliki manfaat yang sangat banyak, tetapi memang untuk mengkonsumsi susu juga harus memperhatikan kadarnya, karena apa pun jika dikonsumsi secara berlebih tentu tidak baik.

Kembali ke mitos mengenai susu, ada banyak mitos yang ada di masyarakat mengenai beberapa mitos tentang susu, namun sebenarnya bagaimana faktanya?

Mitos 1 – Lemak susu memicu kolesterol dan kegemukan

Mungkin ini adalah mitos yang sangat populer di masyarakat. Minum susu kerap kali dianggap memicu kolestorol tinggi dan menjadi salah satu pemicu kegemukan.

Faktanya, susu memang memiliki lemak, tetapi kadar lemak yang terkandung dalam susu masih dalam batas wajar. Anda hanya bisa mengalami kegemukan jika mengkonsumsi segala sesuatu secara berlebihan termasuk susu. Dan untuk kolesterol, susu sama sekali tidak menjadi pemicu untuk kolesterol.

Mitos 2 – Mengkonsumsi susu berlebih bisa merusak ginjal

Mitos lain yang tidak kalah populer adalah susu dianggap dapat merusak ginjal apabila dikonsumsi secara berlebih.

Sebenarnya ini tak salah, tetapi tak benar juga. Kondisi susu dapat merusak ginjak tergatung apakah kondisi orang tersebut terdapat batu ginjal atau tidak. Jika memiliki permasalahan batu ginjal, mengkonsumsmi susu secara berlebih memang menyebabkan permasalahan pada ginjal, tetapi jika tidak maka tidak perlu khawatir karena susu tidak merusak ginjal.

Mitos 3 – Susu tidak dibutuhkan lagi untuk orang dewasa

Susu mungkin banyak diidentikan dengan anak kecil atau orang yang telah lanjut usia. Melihat kecenderungan ini, ada mitos jika orang dewasa tidak membutuhkan susu lagi.

Faktanya, baik orang dewasa, anak kecil hingga lanjut usia tetap membutuhkan susu untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian.

Mitos 4 – Susu menyebabkan diare

Ini sama seperti mitos 2. Diare karena susu tergantung bagaimana kondisi seseorang.

Jika seseorang yang menderita penyakit intoleransi laktosa, maka mengkonsumsi susu umum memang bisa menyebabkan diare. Tetapi bagi mereka yang tidak mengalami hal tersebut, mengkonsumsi susu sama sekali tidak menyebabkan diare.

Bagi penderita intoleransi laktosa sendiri bisa menggantikan susu biasa dengan produk olahan susu lainnya seperti yoghurt dan keju.

Pentingnya Nutrisi Tepat Untuk Perkembangan Anak

Bagi orang tua, tumbuh kembang anak secara baik merupakan salah satu hal yang sangat diinginkan. Dengan memiliki tumbuh kembang yang baik, anak akan bisa melakukan banyak hal dan cenderung tumbuh lebih cerdas dan kreatif.

Tentunya untuk bisa melihat anak kita mendapatkan perkembangan baik diperlukan pula asupan yang baik. Asupan disini tentu saja seperti makanan sehari-hari.

Di Indonesia, mungkin masih banyak orang tua yang belum terlalu memahami tentang kebutuhan nutrisi untuk anak – padahal memenuhi nutrisi yang tepat bagi anak sangat penting karena ini akan menentukan bagaimana tumbuh kembang si anak untuk masa depan.

Memiliki nutrisi yang tepat berarti mempersiapkan anak menjadi generasi yang siap bersaing, kompetitif dan sukses dimasa depan. Nutrisi yang tepat menjadi pondasi bagi kesehatan si anak sehingga ini pun akan menjadi landasan untuk kesuksesan si anak dimasa yang akan datang.

Setidaknya ada 6 nutrisi yang diperlukan oleh anak khususnya saat dalam pertumbuhan masa kembangnya.

1. Kalsium

Kalsium memiliki fungsi yang penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang tulang anak. Dengan mengkonsumsi nutrisi yang mengandung kalsium, anak akan memiliki tulang yang lebih kuat dan tidak mudah keropos.

Selain itu, kalsium juga sangat baik untuk jantung, pembekuan darah, serta fungsi otot.

2. Vitamin D

Vitamin D berfungsi untuk melakukan penyerapan kalsium sehingga fungsi dari kalsium seperti yang telah dijelaskan diatas dapat direspon oleh tubuh dengan cepat.

3. Protein

Mengkonsumsi asupan yang mengandung protein juga menjadi salah satu nutrisi yang harus ada pada anak. Protein berfungsi untuk memperbaiki jaringan yang rusak dalam tubuh.

Dengan protein yang tercukupi, maka anak akan memiliki tinggi badan yang cukup bahkan diatas rata-rata.

4. Serat

Serat memiliki peranan untuk proses pertumbuhan berjalan normal dan baik. Dengan mengkonsumsi asupan yang mengandung serat yang baik, maka anak akan terhindar dari resiko terkena permasalahan seperti obestias atau gangguan kesehatan lain.

5. Antioksidan

Seperti yang diketahui, antioksidan memiliki fungsi untuk menangkal radikal bebas. Dengan menangkal radikal bebas, asupan yang mengandung antioksidan bisa menangkal kerusakan sel-sel dalam tubuh.

6. Zat besi

Zat besi terkandung dalam darah hampir 70 persen. Kandungan ini dalam darah berupa hemoglobin yang memiliki fungsi untuk distribusi makanan serta oksigen ke seluruh tubuh.

Dengan mengkonsumsi nutrisi yang mengadung zat besi, maka peredaran darah dari anak akan lebih lancar sehingga akan memberi dampak signifikan untuk kesehatannya.

Asupan yang mengandung 6 poin diatas sebaiknya memang perlu diberikan pada anak sehingga anak bukan hanya tumbuh sehat tetapi juga akan menjadi cerdas.

Ingin Lebih Produktif? Ayo Ngopi!

Melakukan aktivitas sehari-hari baik bekerja, sekolah, kuliah atau kegiatan lainnya, tak jarang kita merasa kurang produktif. Meskipun terlihat sepele, tetapi produktivitas yang semakin menurun bisa membuat banyak hal menjadi menurun.

Jika Anda merupakan salah satu yang sedang merasakan kemerosotan dalam hal produktivitas, ada baiknya untuk mencoba mengatasi hal ini.

Dengan memiliki produktivitas yang tinggi, maka baik pekerjaan, karir, pendidikan dan hal lainnya bisa menjadi lebih mudah dijalani. Ini akan memberikan banyak hal positif lainnya.

Salah satu hal yang bisa Anda coba untuk meningkatkan produktivitas khususnya saat sedang bermasalah dengan masalah ini adalah dengan ngopi.

Ya, benar, dengan ngopi!

Bagaimana mungkin dengan ngopi atau mengkonsumsi bisa membantu produktivitas? berikut penjelasannya.

Kopi bisa meningkatkan mental

Sudah banyak penelitian tentang manfaat kafein yang terkandung dalam kopi yang memiliki efek positif jika dikonsumsi dengan kadar yang tidak berlebihan.

Kandungan kafein yang terdapat dalam kopi dari banyak penelitian seperti yang ditulis oleh Stephen Braun has said that caffeine blocks receptors for adenosine mengatakan bahwa kopi bisa meningkatkan mental dan kewaspadaan. Ini tentu sangat baik dan akan berefek positif untuk produktivitas harian yang akan dijalani.

Kopi membuat kualitas tidur lebih baik

Loh, kok kopi malah membuat kualitas tidur lebih baik?

Jangan salah dulu, karena memang sebenarnya kandungan dalam kopi seperti kafein dalam dosis kecil tidak menggangu tidur dan yang selama ini terjadi adalah banyak yang mengkonsumsi kopi dengan dosis tinggi sehingga menyebabkan sulit tidur saat malam hari.

Mengkonsumsi kopi dengan dosis kecil mampu meningkatkan kualitas tidur sehingga saat bangun pagi hari, Anda akan lebih siap menjalani rutinitas harian dengan lebih produktif.

Meningkatkan tekad

Banyak sekali hal yang kadang membuat produktivitas menurun, dan ini merupakan sesuatu hal yang sangat wajar.

Setiap manusia memiliki batas, termasuk dengan produktivitas yang mungkin bisa menurun karena banyak faktor. Produktivitas yang buruk juga berdampak pada pengambilan keputusan yang menjadi lebih sulit dari biasanya.

Ngopi bisa menjadi tambahan untuk meningkatkan tekad sehingga bisa menjalani aktifitas menjadi lebih optimis.

Membantu belajar lebih cepat

Banyak sekali orang-orang sukses yang merasakan bisa belajar lebih cepat dari biasanya karena mengkonsumsi kopi rutin setiap hari.

Dari sini bisa kita pelajari bahwa ada energi dalam kopi yang bisa mendorong seseorang untuk bisa belajar lebih cepat. Ini juga bisa Anda lakukan jika ingin mendobrak produktivitas lebih tinggi lagi.

Memasuki Usia 40an, Lengkapi Kebutuhan Nutrisi Ini

Manusia memiliki berbagai organ kompleks yang pada akhrinya akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya umur. Ini tentu saja normal karena memang tubuh manusia akan mengalami penurunan massa otot, metabolisme melambat sehingga jika tidak diperhatikan akan membahayakan bagi kesehatan.

Nutrisi merupakan sumber energi bagi tubuh manusia. Dengan asupan yang tepat, maka penurunan berbagai organ dalam tubuh manusia bisa diperlambat. Tentu saja ini tidak serta merta membuat Anda bisa berharap memiliki kesehatan saat seperti masih muda tetapi ini bisa membuat pelambatan dalam penurunan berbagai fungsi dalam organ tubuh manusia.

Bagi Anda yang telah berusia 40an, sebaiknya mulai memperhatikan asupan nutrisi dalam konsumsi sehari-hari. Ini sangat penting, bahkan ini juga menyangkut kesehatan Anda.

Nutrisi apa saja yang harus ada dalam asupan sehari-hari Anda?

Vitamin B-12

Untuk mendapatkan vit B-12 sangat mudah karena ini merupakan makanan sehari-hari yang gampang ditemukan. Beberapa contoh makanan yang mengadung vit B-12 seperti produk hewani, seperti daging.

Kekurangan vit B-12 khususnya saat telah memasuki umur 40an akan membuat tubuh gampang lemas dan kehilangan nafsu makan.

Kalsium

Kalsium merupakan nutrisi penting bagi kesehatan tulang. Semakin berumur, tulang akan mengalami penurunan, mengkonsumsi nutrisi yang mengandung kalsium dapat mengatasi hal tersebut.

Produk-produk yang banyak mengandung kalsium seperti susu, keju dan lainnya. Penting juga untuk mengecek asupan mineral dalam tubuh.

Vitamin D

Mengapa ahli kesehatan banyak menyarankan berjemur pada pagi hari, jawabannya karena sinar matahari pagi mengandung vit D. Adapun vit D diperlukan bagi tubuh untuk penyerapan kalsium dalam tubuh.

Kekurangan vit D bisa menyebabkan orang yang telah berumur rentan terkena diabetes, kardiovaskular dan penyakit kronis lainnya.

Potassium

Fungsi dari potassiun adalah untuk kesehatan otot dan sistem saraf. Kekurangan potassium khususnya bagi mereka yang telah berusia 40an akan rentan terkena rasa nyeri, mudah lelah, dehidrasi, diare hinga sembelit.

Kandungan makanan yang mengandung potassium terdapat pada sayuran hijau, coklat dan kopi.

Magnesium

Fungsi magnesium adalah untuk menyerap kalsium dan memproduksi energi. Adapun asupan yang mengandung magnesium dapat ditemukan pada sayuran hijauh, kacang-kacangan dan kenari.

Mengkonsumsmi makanan yang mengandung magnesium juga dianjurkan khususnya ketika Anda diet.

Memang semakin bertambahnya umur, makanan penting untuk diperhatikan. Mungkin terlihat akan susah, tetapi percayalah bahwa ini merupakan hal mudah ketimbang menanggung berbagai hal buruk pada kesehatan Anda.

Selain memakan makanan yang mengandung nutrisi tepat, ada baiknya Anda harus membiasakan diri untuk berolahraga setidaknya 3 kali dalam seminggu. Berlari kecil sekitar rumah atau bersepeda bisa menjadi olahraga yang mudah dilakukan dan ini juga akan memberikan manfaat lebih bagi kesehatan Anda.

Olahraga Untuk Tulang Sehat

Sebagian besar dari kita khawatir tentang memperkuat otot-otot kita ketika kita berlatih, jadi kita menghabiskan seluruh waktu kita berfokus pada gerakan-gerakan membangun otot. Tetapi otot hanyalah salah satu sistem pendukung tubuh kita – Anda tidak bisa melupakan kesehatan tulang.

Tulang yang lebih kuat lebih tahan terhadap benturan, yang berarti mereka cenderung tidak patah atau patah jika jatuh, melompat, melangkah, atau salah mendarat. Memperkuat tulang saat muda dapat membantu mengurangi risiko degenerasi tulang saat usia bertambah. Semakin kuat tulang, semakin banyak manfaat yang bisa didapatkan.

Latihan berikut berfungsi untuk memperkuat otot sehingga ini akan menjadi investasi kesehatan jangka panjang. Ini tidak sulit, kuncinya adalah harus selalu konsisten dan rutin.

Latihan ketahanan

Mengangkat beban lebih dari sekadar otot. Latihan ketahanan menargetkan otot, namun, menambahkan banyak beban berat ke tulang memaksa mereka untuk beradaptasi seperti otot.

Lompat tali

Setiap kali melompat, Anda memaksa tulang untuk bekerja sama dengan otot, sendi, dan jaringan penghubung untuk mendorong keluar dari tanah, dan setiap kali mendarat, Anda menempatkan sedikit tekanan pada tulang. Jangan khawatir, ini adalah jenis ketegangan yang baik. Ini merangsang produksi massa tulang baru karena tubuh merasakan bahwa kesehatan tulang saat ini tidak sesuai dengan tugas lompatan berulang. Lompat tali dapat melakukan keajaiban untuk memperkuat tulang di kaki, pergelangan kaki, kaki, dan bahkan punggung bawah karena gerakan melompat dan mendarat yang konstan.

Lari

Berlari dan jogging sama-sama bagus untuk tulang. Berlari adalah latihan yang berdampak sedang, yang berarti akan membuat Anda stres pada tulang tetapi tidak berdampak tinggi seperti apa pun yang melibatkan lompatan. Kenyataan bahwa Anda melangkah berulang kali selama 30 hingga 60 menit setiap kali berarti tubuh bagian bawah akan mengalami kerusakan. Tubuh Anda mengkompensasi keausan dan kerusakan ini dengan memperkuat tulang, sendi, jaringan ikat, dan otot Anda.

Yoga

Yoga merupakan latihan yang sangat bagus untuk kesehatan tulang. Meskipun keduanya tidak berdampak besar, mereka memang melibatkan banyak gerakan beban. Misalnya, pose terbalik yang meletakkan semua berat badan di tangan, pergelangan tangan, dan leher. Ketika otot semakin kuat untuk beradaptasi dengan pose-pose ini, tulang juga akan diperkuat untuk dikompensasi.

Penyebab Perut Buncit Pada Orang Bertubuh Kurus

Di Indonesia, kamu tidak akan kesulitan untuk mencari orang buncit. Buncit bukan bearti bahwa orang tersebut gemuk, karena pada dasarnya banyak orang yang terbilang kurus memiliki perut buncit.

Tidak perlu heran, buncit dan kegemukan memang melekat, namun orang yang memiliki badan ramping sekalipun tidak bisa begitu saja terlepas dari permasalahan perut buncit.

Permasalahan perut buncit memang menjadi suatu hal yang lumrah di era modern seperti saat ini. Mulai dari makanan instan, kurangnya gerakan fisik membuat perut menjadi tidak rata. Dalam skala yang kecil, perut buncit mungkin tidak bermasalah, lain cerita jika perut buncit lebih besar lagi. Selain karena memang membuat penampilan tidak bagus, perut buncit sendiri memiliki dampak yang tidak main-main.

Buncit yang terjadi pada seseorang karena adanya tumpukan lemak dibagian perut. Ini terjadi karena banyak faktor, mulai dari makanan instan, jarang berolahraga atau aktifitas fisi hingga karena faktor usia.

Untuk lebih jelasnya mengenai penyebab perut buncit, lihat keterangan dibawah :

Faktor usia

Tubuh manusia layaknya sebuah mesin, semakin tua maka pekerjaannya akan melambat. Dalam tubuh manusia terdapat metabolisme, dimana ini merupakan proses pembakaran(makanan) menjadi energi yang digunakan setiap harinya. Metabolisme setiap orang berbeda-beda, dan dengan usia yang semakin bertambah, maka metabolisme tubuh akan semakin melambat sehingga ini akan lambat untuk membakar makanan yang dikonsumsi sehingga akan tertimbun menjadi lemak.

Kurang aktifitas gerak/olahraga

Kemajuan teknologi memang membantu banyak dalam peradaban manusia, meski begitu, ini bukan bearti tidak memiliki dampak negatif.

Kemudahan banyak hal dengan teknologi membuat orang cenderung lebih malas, bahkan untuk melangkahkan kaki ke tempat yang jaraknya tidak jauh. Lebih lagi masyarakat Indonesia cenderung tidak suka berolahraga sehingga tubuh menjadi tidak terbiasa melakukan pembakaran.

Terlalu banyak memakan makanan olahan

Saat ini masyarakat yang khususnya diperkotaan sudah sangat akrab dengan berbagai produk olahan. Selain karena memang rasanya yang enak, juga harga murah itulah mengapa semakin banyak orang yang mengkonsumsi makanan olahan seperti mie instan, keripik kentang, minuman ringan, roti dan lainnya.

Makanan ini jika dikonsumsi terlalu sering maka akan sulit dibakar dan jadilah lemak tersebut terdapat dalam perut kamu.

Stress

Stress bisa membuat seseorang menjadi lebih “rakus” dari biasanya. Saat stress, tidak sedikit orang yang melarikan diri dari rasa stress dengan mengkonsumsi sesuatu yang tidak sehat. Mulai dari alkohol, makanan instan dan berbagai produk lainnya. Sebaiknya saat stress perbanyak air minum biasa dan olahraga.

Kurang tidur

Kurang tidurna nyatanya berkaitan erat dengan lingkar pinggang. Orang yang kurang tidur kurang dari 6 jam berpotensi memiliki lingkar pinggang menjadi lebih besar dari biasanya.

Jika ingin menghilangkan perut buncit, mulailah dengan gaya hidup sehat, rutin berolahraga dan mengurangi berbagai jenis makanan instan. Jika ingin cemilan, lebih baik mengkonsumsi buah-buahan karena jelas lebih alami.

Makanan Untuk Membentuk Otot

Memiliki tubuh atletis dan ideal tentu menjadi dambaan banyak pria maupun wanita. Dengan memiliki bentuk tubuh yang ideal, Anda akan terlihat lebih mempesona dan juga yang pasti akan lebih sehat.

Tubuh sehat memang tidak selalu atletis, namun hampir dipastikan orang yang memiliki tubuh atletis memiliki kesehatan yang baik. Memang diperlukan olahraga rutin untuk bisa mendapatkan tubuh ideal, disamping itu, ada satu hal lain yang juga tidak kalah penting, yaitu makanan.

Dengan mengkonsumsi makanan yang tepat dan sehat serta diimbangin dengan berolahraga, maka badan ideal dan atletis bisa didapatkan. Pertanyaannya, apa saja makanan yang tepat untuk membentuk otot sehingga bentuk badan akan terlihat atletis dan ideal?

Daging sapi

Daging sapi penting untuk membangun otot tanpa lemak karena kandungan proteinnya, kolesterol, seng, vitamin B dan kandungan zat besi. Daging sapi dari sapi yang diberi makan rumput memiliki kadar asam linoleat terkonjugasi (CLA) yang jauh lebih tinggi daripada sapi yang dibesarkan secara konvensional, yang memberi Anda dorongan untuk melepaskan lemak tubuh dan membangun otot tanpa lemak.

Beras merah

Satu butir gandum yang lambat pencernaan yang memberi Anda energi yang lebih tahan lama sepanjang hari, dan selama latihan. Beras merah juga dapat membantu meningkatkan kadar hormon pertumbuhan (GH) Anda, yang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan otot tanpa lemak, kehilangan lemak dan kekuatan.

Jeruk

Buah lain yang baik yang benar-benar dapat membantu untuk meningkatkan pertumbuhan otot, kekuatan dan daya tahan, terutama ketika dimakan sebelum latihan.

Keju cottage (organik)

Kaya protein kasein, keju cottage adalah sumber protein yang baik, terutama sebelum tidur. Protein kasein adalah protein yang paling lambat dicerna yang dapat Anda makan, yang berarti mencegah otot Anda digunakan sebagai sumber energi saat Anda berpuasa di malam hari.

Telur

Telur dikenal sebagai protein yang sempurna, tetapi kemampuan mereka untuk meningkatkan otot dan kekuatan tidak hanya disebabkan oleh protein saja. Ia mendapat banyak bantuan dari kuning telur, di mana kolesterol ditemukan. Jika Anda khawatir tentang kolesterol Anda naik dari makan kuning telur, kolesterol dari telur telah terbukti menurunkan jumlah partikel kolesterol LDL (jahat) yang terkait dengan aterosklerosis.

Susu (organik)

Berisi baik whey dan kasein dan kaya glutamin asam amino. Susu organik memiliki sekitar 70% asam lemak omega-3 dari susu konvensional.

Bayam

Sumber glutamin yang baik, asam amino yang penting untuk pertumbuhan otot tanpa lemak. Selain glutamine, bayam dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot.

Apel

Polifenol spesifik dalam apel membantu meningkatkan kekuatan otot dan mencegah kelelahan otot, memungkinkan Anda untuk berlatih lebih keras lebih lama. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa polifenol ini dapat meningkatkan pembakaran lemak juga. Itu sebabnya ide yang bagus untuk menjadikan apel sebagai sumber karbohidrat preworkout.

Beberapa Alasan Junk Food Tidak Bagus Untuk Kesehatan

Junk food adalah makanan yang padat kalori dan miskin nutrisi. Dalam beberapa dekade terakhir, makanan cepat saji, makanan cepat saji, dan kenyamanan konsumsi makanan di Amerika Serikat telah meningkat secara dramatis, dengan 25 persen orang kini mengonsumsi makanan diet junk food.

Tren ini telah terjadi bersamaan dengan meningkatnya epidemi berbagai penyakit kronis dan menyumbang daftar panjang alasan mengapa makan junk food itu buruk.

Kegemukan

Makanan sampah memainkan peran utama dalam epidemi obesitas. Pada tahun 2050, tingkat obesitas di AS diperkirakan akan mencapai 42 persen, menurut para peneliti di Harvard University. Anak-anak yang makan makanan cepat saji sebagai bagian rutin dari makanan mereka mengonsumsi lebih banyak lemak, karbohidrat dan gula olahan dan lebih sedikit serat daripada mereka yang tidak makan makanan cepat saji secara teratur. Junk food dalam makanan anak-anak ini menyumbang 187 kalori tambahan per hari, yang mengarah ke 6 pon tambahan berat badan per tahun. Obesitas meningkatkan risiko Anda untuk penyakit kardiovaskular, diabetes dan banyak kondisi kesehatan kronis lainnya.

Diabetes

Tingkat insulin Anda menjadi tinggi ketika Anda makan gula olahan, seperti yang ada di minuman ringan, tepung putih dan makanan lain yang tidak mengandung serat dan nutrisi yang diperlukan untuk memetabolisme karbohidrat dengan baik. Makan junk food sepanjang hari menyebabkan tingkat insulin kronis tinggi, yang akhirnya mendorong sel-sel Anda untuk mulai mengabaikan hormon penting ini, menghasilkan kondisi yang dikenal sebagai resistensi insulin. Pada akhirnya, obesitas dan diabetes tipe 2 dapat terjadi. Sejak tahun 1980-an, diabetes tipe 2, yang sedikit pada remaja, telah meningkat menjadi 15 persen.

Depresi

Makanan sampah dapat menyebabkan depresi pada remaja, menurut Andrew F. Smith, penulis buku “Makanan Cepat Saji dan Junk Food: Sebuah Ensiklopedia Tentang Apa yang Kita Suka Makan.” Perubahan hormonal saat pubertas membuat remaja lebih rentan terhadap perubahan suasana hati dan perilaku. Diet yang sehat berperan dalam menjaga kadar hormon tetap seimbang, sementara diet tinggi makanan sampah tidak memenuhi persyaratan ini. Mengkonsumsi lemak trans, lemak jenuh dan makanan olahan dikaitkan dengan peningkatan hingga 58 persen dalam risiko depresi.

Kekurangan Nutrisi

Pemrosesan yang menghilangkan vitamin, mineral, dan serat membuat makanan sampah menjadi sumber kalori kosong yang disepelekan oleh ahli gizi. Anak-anak yang makan banyak makanan sampah dapat mengembangkan kekurangan nutrisi yang menyebabkan energi rendah, perubahan suasana hati, gangguan tidur dan prestasi akademik yang buruk, di antara kondisi kesehatan lainnya, menurut University of New Hampshire Cooperative Extension.